MPO Aceh Serahkan Laporan Dugaan Korupsi Kepada Ketua KPK

Terkini.id, Banda Aceh – Provinsi Aceh kembali menyandang status sebagai Provinsi termiskin di Sumatera. Salah satu penyebab utama masih tingginya angka kemiskinan di Aceh adalah karena masifnya perilaku koruptif para penguasa dan pejabat dilingkungan Pemerintah Aceh. Karena itu MPO Aceh memandang MPO Aceh perlu meminta KPK untuk melakukan upaya penindakan terhadap berbagai dugaan kasus korupsi yang terjadi di Aceh, Jum’at 26 Maret 2021.

“Hari ini kita menyerahkan laporan dugaan atau indikasi tindak pidana korupsi langsung kepada Ketua KPK” ujar koordinator MPO Aceh.

Dugaan korupsi tersebut diantaranya pengadaan mobiler dan alat peraga, pembuatan tempat cuci tangan dan wastafel dilingkungan Disdik Aceh.

Baca Juga: Capaian MCP Aceh di Atas Rata-Rata Nasional

Pembangunan Gedung Oncology di RSUZA Dugaan korupsi dalam proses pelelangan proyek jalan multiyears dan jembatan kilangan di Dinas PUPR, dugaan korupsi pengadaan bibit ikan di Dinas Kelautan dan Perikanan. Pengadaan Sapi di Dinas Peternakan dan beberapa kasus lain. 

Kordinator MPO Aceh Syakya Meirizal mengatakan “Tadi kita hanya menyerahkan sebagian dokumen. InsyaAllah segera kita kirim dokumen dan data lengkap ke KPK. Kita tentu saja menyampaikan terima kasih kepada beberapa pihak yang telah memberikan data dan dokumen penting sehingga kita punya  bahan untuk dilaporkan pada pihak KPK” ujarnya.

Baca Juga: Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang PPKM Hingga 4 Oktober

“Kami berharap kepada Pimpinan KPK tidak cukup hanya sekedar melakukan pencegahan dan sosialiasi. Karena masyarakat terus mencium aroma korupsi dalam tata kelola anggaran dan pembangunan di Aceh. Maka kita meminta KPK untuk segera melakukan operasi penindakan guna menangkap oknum-oknum yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Usut tuntas sampai ke akar-akarnya. Semua pihak yang terlibat yang terlibat harus ditangkap. Baik eksekutif maupun legislatif” ujar Syakya Meirizal.

KPK tentu punya keunggulan dibandingkan institusi penegak hukum lainnya. Mereka punya otoritas dan resource yang tidak dimiliki lembaga lain. Karena itu tak ada alasan bagi KPK untuk tidak menangkap para koruptor yang masih terus menggerogoti uang rakyat. Kami percaya, KPK akan segera meringkus tikus – tikus rakus yang telah memiskinkan rakyat Aceh.

Bagikan