Masyarakat Diperbolehkan Shalat Id di Masjid Raya Baiturrahman

Terkini.id, Banda Aceh – Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Dr. EMK Alidar S.Ag, M.Hum, memperbolehkan masyarakat umum untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1442 Hijriah di masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Namun tetap harus memperhatikan penerapan Protokol kesehatan yang ketat.

“Setiap jamaah yang akan melaksanakan shalat Idul Fitri 1442 Hijriah besok harus mengikuti protokol kesehatan (prokes) sesuai dengan imbauan pemerintah di masa pandemi covid-19,” kata Alidar dalam keterangannya kepada wartawan di Banda Aceh, Selasa 11 Mei 2021.

Alidar mengatakan, di samping tetap mematuhi prokes, masyarakat yang melaksanakan shalat Id di masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh juga harus mengikuti beberapa ketentuan yang telah ditentukan oleh pemerintah Aceh.

Baca Juga: Setelah di Utimatum, Para Kepala Sekolah Sampaikan Prestasi Selesaikan 100...

Di mana sebelum memasuki pekarangan masjid, seluruh jamaah diwajibkan telah memakai masker, mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh oleh petugas dan membawa sajadah masing-masing.

Sedangkan dalam pelaksanaan shalat Id para jamaah diminta untuk tetap menjaga jarak didalam shaf antara satu jamaah dengan jamaah lainnya.

Baca Juga: Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang PPKM Hingga 4 Oktober

“Bagi jamaah yang mengikuti protokol kesehatan kami persilahkan shalat di dalam masjid, namun bagi yang tidak menggunakan masker dapat melaksanakan shalat Id di pekarangan masjid dan tidak diperbolehkan masuk ke dalam masjid,” tegas EMK Alidar.

Pelaksanaan shalat idul fitri di Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh akan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Bagi masyarakat yang tidak memakai masker dan tidak mematuhi protokol kesehatan lainnya, maka tidak diperkenankan untuk masuk ke dalam lokasi MRB.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Alidar, usai memimpin rapat persiapan pelaksanaan shalat idul fitri 1442 Hijriah, di Kantornya, di Banda Aceh.

Baca Juga: Ketua Komisi VI DPRA : Tidak Patut Kadisdik Aceh Ultimatum...

Alidar menjelaskan, nanti pihaknya akan menyebarkan handsanitizer dan tempat cuci tangan di sejumlah sudut lokasi MRB. Pengecekan suhu juga akan dilakukan oleh petugas di setiap pintu masuk.

“Kami akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu, baik melalui media cetak, online maupun radio,” kata Alidar.

Dalam kesempatan tersebut, Alidar mengimbau masyarakat di seputaran Banda Aceh dan Aceh Besar untuk melaksanakan shalat ied di Masjid dan Meunasah di gampongnya masing-masing. Sehingga tidak terjadi penumpukan dan pengumpulan massa yang begitu banyak di MRB.

Sementara itu, Alidar juga menjelaskan protokol  pelaksanaan takbir di Banda Aceh. Takbir jelang hari raya akan dilaksanakan di 25 masjid dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Peserta takbir di dalam masjid diperkenankan sebanyak 20 orang saja.

“Tidak ada pelaksanaan takbir keliling di jalan raya seperti tahun-tahun sebelumnya, takbir hanya di masjid saja,” kata Alidar.

Bagikan